Selasa, 01 Mei 2012

SAMPLE LETTER OF CREDIT

 

 Name and Address of Bank Date: __________________ Irrevocable letter of Credit No. ______________ Beneficiary: Commodity Credit Corporation Account Party: Name of Exporter Address of Exporter Gentlemen: We hereby open our irrevocable credit in your favor for the sum or sums not to exceed a total of _______________dollars ($__________), to be made available by your request for payment at sight upon the presentation of your draft accompanied by the following statement: (Insert applicable statement)/2 This Letter of Credit is valid until _____________________/3, provided, however, that this Letter of Credit will be automatically extended without amendment for _________________/4 from the present or any future expiration date thereof, unless at least thirty (30) days prior to any such expiration date the Issuing Bank provides written notice to the Commodity Credit Corporation at the U.S. Department of Agriculture, 14th and Independence Avenue, S.W., Stop 1025, Washington, D.C. 20250-1025, of its election not to renew this Letter of Credit for such additional ______________________/5 period. The notice required hereunder will be deemed to have been given when received by you. This letter of Credit is issued subject to the Uniform Customs and Practice for Documentary Credits, 2007 Revision, International Chamber of Commerce Publication No. 600 (Name of Bank) By: _______________________ ________________________________________

INSTRUCTIONS FOR LETTER OF CREDIT ISSUED FOR DEIP BID

 

 1. Send to: Via U.S. Mail Treasurer, CCC U.S. Department of Agriculture 14th & Independence Avenue,   S.W. Stop 1025 Washington, DC 20250-1025
 Via Express Mail or Courier Treasurer, CCC U.S. Department of Agriculture 1250 Maryland Avenue, SW Suite 420 Washington, DC 20024


2. If the letter of credit is to apply to any Dairy Export Incentive Program (DEIP) Invitation:

 “The Commodity Credit Corporation (CCC) has a right to the amount drawn in accordance with the terms and conditions of one or more Dairy Export Incentive Program (DEIP) Agreements entered into by the exporter pursuant to 7 C.F.R. Part 1494, and the applicable DEIP Invitation(s) issued by CCC.” If the letter of credit is to apply to a single DEIP Invitation: “The Commodity Credit Corporation (CCC) has a right to the amount drawn in accordance with the terms and conditions of one or more Dairy Export incentive Program (DEIP) Agreements entered into by the exporter pursuant to 7 C.F.R. Part 1494, and DEIP Invitation No. ________________. If the letter of credit is to apply to more than one specific DEIP Invitation: “The Commodity Credit Corporation (CCC) has a right to the amount drawn in accordance with the terms and conditions of one or more Dairy Export incentive Program (DEIP) Agreements entered into by the exporter pursuant to 7 C.F.R. Part 1494, and DEIP Invitation Nos. ________________, ___________________, and _________________.”

3. Insert the last date of the month in which the 90th day after the date of the letter of credit falls (e.g., if the date of the letter of credit is March 15, 2003, the date to be inserted would be Jun 30, 2003).

 4. Insert a time period of either “one (1) year” or a specific number of whole month(s) which total less than one year (e.g., “one (1) month,” “two (2) months,” etc.).

5. Insert the same time period as inserted in the previous space (e.g., “one (1) year,” “one (1) month,” etc.).

Wesel Dagang


Cara pembayaran semacam ini sampai sekarang banyak digunakan dalam lalu lintas pembayaran internasional. Dengan cara ini, ekportir menarik surat wesel atas importir sejumlah harga barang beserta biaya-biaya pengirimannya sekali. Contoh Wesel Dagang


Pihak dalam surat wesel
 1. Drawer yaitu pihak penarik atau penulis wesel
 2. Drawee yaitu pihak kepada siapa surat wesel tersebut ditarik
 3. Payee yaitu pihak yang menerima pembayaran yang harus dilakukan oleh drawee atas perintah drawer.

Selasa, 03 April 2012

LATAR BELAKANG DAN PERANAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS

Latar belakang komunikasi dalam bisnis

Setiap pengusaha harus berusaha untuk dapat menutup jurang yang terbentang
antara produsen dengan masyarakat konsumen selaku calon pembeli atau
pemakai barang atau jasa yang dihasilkannya.

Peranan komunikasi dalam bisnis

Komunikasi merupakan kegiatan manusia untuk berhubungan satu dengan
yang lain secara otomatis. Sehingg komunikasi juga dapat diartikan sebagai hubungan atau kegiatan-kegiatan yang kaitannya dengan masalah hubungan atau diartikan pula sebagai
saling tukar menukar pendapat.

Bertitik tolak dari pada pengertian komunikasi maka kita dapat mengetahui
bahwa variabel atau komponen komunikasi meliputi :

a. Komunikator / Communication yaitu subyek yang menerima pesan / informasi atau
berita.
b. Komunikan / Communicate yaitu subyek yang menerima / dituju berita yang
dikirimkan
c. Pesan / berita / warta ( message )
d. Respon / response yaitu tanggapan
e. Media / tool / technology yaitu alat yang dipergunakan untuk menyampaikan warta
pesan.
Tingkat keberhasilan suatu komunikasi sangat dipengaruhi oleh faktor atau variabel tersebut diatas.
Maka komunikasi dalam bisnis sangat penting dalam penyampaian informasi terhadap responden atau konsumen karna sangat membantu dalam segi pertukaran informasi permintaan dan penawaran produk yang dihasilkan atau dipasarkan oleh produsen.

A. KOMUNIKASI MENURUT CARA PENYAMPAIAN
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :
a. Komunikasi lisan
• yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat
bertatap muka, misalnya dialog dua orang, wawancara maupun rapat dan sebagainya.
• yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi
lewat telepon dan sebagainya.
b. Komunikasi tertulis
• yang dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan berita
yang sifatnya singkat, jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud-maksud
tertentu.
• naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat
komplek.
• blangko—blangko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar.
• gambar dan foto, karena tidak dapat dilukiskan dengan kata—kata atau kalimat.
• spanduk, yang biasa dipergunakan untuk menyampaikan informasi kepada banyak
orang.
Dalam berkomunikasi secara tertulis, sebaiknya dipertimbangkan maksud dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Disamping itu perlu juga resiko dari komunikasi tertulis terscbut, misalnya aman, mudah dimengerti dan menimbulkan pengertian yang berbeda dari yang dimaksud.
20
B. KOMUNIKASI MENURUT KELANGSUNGANNYA
Didalam proses komunikasi dapat kita ketahui terjadinya interaksi dua belah pihak tersebut sebagai berikut :
l. Komunikasi langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
2. Komunikasi tidak langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.
C. KOMUNIKASI MENURUT PERILAKU
Komunikasi merupakan hasil belajar manusia yang terjadi secara otomatis, sehingga dipengaruhi oleh perilaku maupun posisi seseorang. Menurut perilaku, komunikasi dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi formal
Komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi / perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasinya, misalnya rapat kerja perusahaan, konferensi, seminar dan sebagainya.
2. Komunikasi informal
Komunikasi yang terjadi di dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan, misalnya kabar burung, desas-desus, dan sebagainya.
3. Komunikasi nonformal
Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan tersebut, misalnya rapat tentang ulang tahun perusahaan, dan sebagainya.
Maka dapat diketahui bahwa komunikasi formal, informal dan nonformal
saling berhubungan, dimana komunikasi nonformal merupakan jembatan antara
komunikasi formal dengan komunikasi informal yang dapat memperlancar
penyelesaian tugas resmi, serta dapat mengarahkan komunikasi informal
kepada komunikasi formal.
D. KOMUNIKASI MENUHUT MAKSUD KOMUNIKASI
Bila diperhatikan dengan seksama, maka dapat diketahui bahwa
komunikasi dapat terlaksana bila terdapat inisiatif dari komunikator maka
maksud terlaksananya komunikasi lebih banyak ditentukan oleh komunikator
tersebut. Menurut maksud dilakukan komunikasi dapat dibedakan sebagai
berikut:
1. berpidato
2. memberi ceramah
3. memberi prasaran
4. wawancara
5. memberi perintah atau tugas
E. KOMUNIKASI MENUHUT RUANG LINGKUP
Ruang lingkup terjadinya komunikasi merupakan batasan jenis komunikasi ini. Maka dalam komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan sebagai berikut :
l. Komunikasi internal
Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja. Komunikasi internal ini dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
• Komunikasi vertikal yang terjadi dalam bentuk komunikasi dari atasan kepada bawahan, misalnya perintah, teguran, pujian, petunjuk dan sebagainya.
• Komunikasi horisontal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasil
kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan sejajar.
• Komunikasi diagonal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau kantor diantara orang — orang yang mempunyai kedudukan tidak sama pada posisi tidak sejalur vertikal.
2. Komunikasi eksternal
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi atau perusahaan dengan
pihak masyarakat yang ada di luar organisasi atau perusahaan tersebut.
Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk :
• Eksposisi, pameran, promosi, publikasi dan sebagainya
• Konperensi pers`( press release )
• Siaran televisi, radio, dan sebagainya
• Bakti sosial, pengabdian pada masyarakat, dan sebagainya
Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapatkan pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerjasama dengan masyarakat.
F KOMUNIKASI MENUHUT ALIRAN INFORMASI
Informasi merupakan muatan yang menjadi bagian pokok dalam komunikasi, oleh karena itu arah informasi tersebut akan menentukan macam komunikasi yang sedang terjadi. Maka komunikasi menurut aliran informasi dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Komunikasi satu arah ( simplex )
Komunikasi yang berlangsung dari satu pihak saja (one way Communi- cation ). Pada umumnya komunikasi ini terjadi dalam keadaan mendesak atau darurat atau yang terjadi karena sistem yang mengatumya harus demikian, misalnya untuk menjaga kerahasiaan atau untuk menjaga kewibawaan pimpinan.
2. Komunikasi dua arah
Komunikasi yang bersifat timbal balik ( two ways communication ) Dalam hal ini komunikasi diberi kesempatan untuk memberikan respons atau feed back kepada komunikatornya. Maka komunikasi ini dapat memberikan kepuasan kedua belah pihak dan dapat menghindarkan terjadinya kesalah pahaman.
3. Komunikasi ke atas
Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan.
4. Komunikasi ke bawah
Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
5. Komunikasi ke samping
Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar. Dengan demikian arah informasi tersebut akan dianut sebagai bentuk interaksi komunikasinya.
G. KOMUNIKASI MENURUT JARINGAN KERJA
Didalam sebuah organisasi atau perusahaan komunikasi akan terlaksana menurut sistem yang ditetapkannya dalam jaringan kerja. Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi jaringan kerja rantai
Komunikasi terjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
2. Komunikasi jaringan kerja lingkaran
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran. Saluran komunikasi lebih singkat dan merupakan kebalikan dari jaringan kerja rantai.
3. Komunikasi jaringan bintang
Komunikasi ini terjadi melalui satu`sentral dan saluran yang dilalui lebih pendek.
H. KOMUNIKASI MENURUT PERANAN INDIVIDU
Dalam komunikasi ini peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
1. Komunikasi antar individu dengan individu yang lain
Komunikasi ini terlaksana baik secara nonformal maupun informal, yang jelas individu yang bertindak sebagai kpmunikator harus mampu mempengaruhi perilaku individu yang lain.
2. Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas
Komunikasi ini terjadi karena individu yang dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih luas.
3. Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih
Dalam komunikasi ini individu berperanan sebagai perantara antara duakelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang prima untukmenjadi penyelaras yang harmonis.
I. KOMUNIKASI MENURUT JUMLAH YANG BERKOMUNIKASI
Komunikasi selalu terjadi diantara sesama manusia baik itu perorangan maupun kelompok. Oleh karena itu jumlah yang berkomunikasi akan mempengaruhi proses komunikasi itu sendiri, disamping sifat dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Untuk itu dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Komunikasi perseorangan
Komunikasi yang terjadi secara perseorangan atau individual antara pribadi dengan pribadi tentang permasalahan yang bersifat pribadi juga. Dalam komunikasi ini dapat dilaksanakan secara langsung maupun lewat telepon namun tetap terjadi secara perseorangan.
2. Komunikasi kelompok
Komunikasi yang berlangsung dalam suatu kelompok atau group tentang masalah – masalah yang menyangkut kepentingan banyak orang dalam kelcmpok. Maka komunikasi kelompok nampak lebih terbuka bila dibanding dengan komunikasi perseorangan.
sumber referensi materi :
google – http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/komunikasi_bisnis/bab1-latar_belakang_dan_peranan_komunikasi_dalam_dunia_bisnis.pdf
google – http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/komunikasi_bisnis/bab2-macam_macam_komunikasi.pdf

Rabu, 21 Maret 2012

Tugas softskill (Analisis Spanduk)


Analisis informasi spanduk diatas :
Telah dibuka RS. Bina Husada pada tanggal 16 Februari 2012 di Jalan Oking Jaya Atmaja KM 1 No. 101 Cibinong – Bogor. Telp 021-879111000 Email : Info@binahusada.com website : www.binahusada.com

Alasan penempatan (lokasi Spanduk) :
Karena lokasi ini cukup strategis dan terletak disisi kiri jalan trotoar yang bersinggungan langsung dengan keramaian lalu lintas kendaraan jalan raya dan disekitarnya juga terdapat beberapa komplek perumahan elit sehingga setiap kendaraan atau orang yang melintasi jalan ini pasti akan melihat atau membaca spanduk tersebut.

Surat Tanggapan Penawaran Komputer

PT. SEJAHTERA
Jln. Kemakmuran No.1 (021) 77820054
Depok II Tengah
====================================================================

Depok, 29 Maret 2012

Kepada
PT. WAHANA
Jln. Flmboyan 3 No. 34
Jakarta selatan

Dengan hormat,

Sesuai dengan surat penawaran saudara no.02/012/2012 tanggal 23 Maret 2012 perihal pengadaan komputer

Dapat kami tanggapi, bahwa kami menyetujui penwaran yang saudara berikan, akan tetapi pembayaran baru dapat di laksanakan apabila komputer sudah kami terima keseluruhan dan sudah diadakan penelitian/pengecekan atas kondisi barangnya sebesar 50% dan sisanya akan kami transfer bulan berikutya melalui bank Mandiri.

Sedang jumlah komputer yang kami butuhkan adalah 20 unit, masing-masing lengkap dengan printernya.

Adapun spesifikasi yang kami syaratkan adalah sebagai berikut:
1. Pentium 4 dengan prosesor intel 667MHz
2. Hardisk berkapasitas 40 giga byte
3. RAM 28 meg byte
4. Monitor SPC 15”

Kami berharap pengirimanya masih dalam kemasan asli dan diberi penomoran dengan berurutan SPC-1-s.d. SPC 15.

Demikian tanggapan yang kami berikan, atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami
Nuraeni

Jumat, 04 November 2011

• . I found myself bored with the work and looking for more challenges. I am an excellent employee and I didn't want my unhappiness to have any impact on the job I was doing for my employer.
• There isn't room for growth with my current employer and I'm ready to move on to a new challenge.
• I'm looking for a bigger challenge and to grow my career and I couldn't job hunt part time while working. It didn't seem ethical to use my former employer's time.
• I was laid-off from my last position when our department was eliminated due to corporate restructuring.
• I'm relocating to this area due to family circumstances and left my previous position in order to make the move.
• I've decided that is not the direction I want to go in my career and my current employer has no opportunities in the direction I'd like to head.
• After several years in my last position, I'm looking for an company where I can contribute and grow in a team-oriented environment.
• I am interested in a new challenge and an opportunity to use my technical skills and experience in a different capacity than I have in the past.
• I recently received my degree and I want to utilize my educational background in my next position.
• I am interested in a job with more responsibility, and I am very ready for a new challenge.
• I left my last position in order to spend more time with my family. Circumstances have changed and I'm more than ready for full-time employment again.
• I am seeking a position with a stable company with room for growth and opportunity for advancement.
• I was commuting to the city and spending a significant amount of time each day on travel. I would prefer to be closer to home.
• To be honest, I wasn't considering a move, but, I saw this job posting and was intrigued by the position and the company. It sounds like an exciting opportunity and an ideal match with my qualifications.
• This position seemed like an excellent match for my skills and experience and I am not able to fully utilize them in my present job.
• The company was cutting back and, unfortunately, my job was one of those eliminated.


7.

Minggu, 03 April 2011

Tugas Softskill (Kewarganegaraan BAB IV)

RANGKUMAN

POLITIK DAN STRATEGI

* Pengertian Politik Strategi dan Polstranas
Perkataan politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polistala, polis berarti kesatuan masyarakat yang mengurus diri sendiri/berdiri sendiri (Negara), sedangkan tala berarti urusan. Beberapa arti politik dari segi kepentingan penggunaan, yaitu:

a. Dalam arti kepentingan umum (politics)
Politik dalam arti kepentingan umum atau segala usaha untuk kepentingan umum,
baik berada dibawah kekuasaan negara dipusat maupun di daerah., lazim disebut
politik (politics)
b. Dalam arti kebijaksanaan (policy)
Dalam arti kebijaksanaan, titik beratnya adalah adanya:
-Proses pertimbangan
-Menjamin terlaksananya suatu usaha
-Pencapaian cita-cita/keinginan
Dengan demikian, politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan:
* Negara
* Kekuasaan
* Pengambilan keputusan
* Kebijakan umum
* Distribusi

* Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam system manajemen nasional yang berdasarkan ideologi Pancasila, UUD 1945, wawasan nusantara dan ketahanan nasional.

* Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Politik strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraan menurut UUD 1945. Mekanisme penyusunan politik strategi nasional ditingkat suprastruktur politik diatur oleh presiden, dalam hal ini presiden bukan lagi sebagai mendataris MPR sejak pemilihan presiden dipilih langsung oleh rakyat pada tahun 2004.

* Stratifikasi Politik Nasional
Stratifikasi politik nasional dalam Negara Republik Indonesia sebagai berikut:
1. Tingkat penentu kebijakan puncak
2. Tingkat kebijakan umum
3. tingkat penentu kebijakan khusus
4. Tingkat kebijakan teknis
5. Tingkat penentu kebijakan di daerah.

* Politik Pembangunan Nasional dan Manajemen Nasional
Tujuan politik bangsan Indonesia harus dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia, untuk itu pembangunan di segala bidang perlu dilakukan. Dengan demikian pembangunan nasional harus berpedoman pada pembukaan UUD 1945 alenia ke-4.
Pada dasarnya system manajemen nasional merupakan perpaduan antara tata nilai, struktur dan proses untuk mencapai daya guna dan hasil guna sebesar mungkin dalam menggunakan sumber dana dan sumber daya nasional demi mencapai tujuan nasional.

* Otonomi Daerah
Pelaksanaan otonomi kini memasuki tahapan baru setelah direvisinya UU No. 22 Tahun 1999, tentang pemerinta daerah menjadi UU No. 32 Tahun 2004, tentang pemerintah daerah atau lazim disebut UU otonomi daerah (otda).
Dalam UU No. 32 Tahun 2004, digunakan prinsip otonomi seluas-luasnya, dimana daerah diberi kewenangan mengurus dan mengatur semua urusan pemerintahan kecuali urusan pemerintahan pusat yaitu:
* Politik luar negri
* Pertahanan dan keamanan
* Moneter/fiskal
* Peradilan (yustisi)
* Agama

Dalam pasal 18 ayat (1) UUd 1945 (Amandemen) disebutkan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten, dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah yang di atur dengan UU.